Minggu, 27 November 2011

DASAR-DASAR ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN



Tugas Dasar-Dasar AKK

DASAR-DASAR
ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN














Disusun Oleh:

Nama             : Dahyar Masuku               
Stambuk       : K11111641
Kelas             : E


Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Hasanuddin
Makassar
2011





DASAR - DASAR ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN

SOAL
1.            Hubungan Administrasi dengan Oerganisasi ?

Jawab :

a.         Administrasi berasal dari kata “Ad” dan “Ministro” (latin) yang berarti “melayani” atau “menyelenggarakan” (Webster, 1974).
b.         Administrasi ialah proses kegiatan penyelenggaraan yang dilakukan oleh seorang administrator secara teratur dan diatur menerusi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditatapkan.
c.         Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada.
d.         Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Hubungan administrasi dengan organisasi adalah kesatuan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan, penerapannya adalah administrasi adalah proses sedangkan organisasi adalah wadah. Administrasi menekankan kepada proses kegiatan pengkoordinasian orang-orang yang berkerjasama, alat-alat dan dana yang digunakan untuk mencapai tujuan yang inginkan.. Jadi dapat dipahami, bahwa kegiatan tatausaha masih termasuk dalam arti luasnya adalah keseluruhan kegiatan dalam organisasi.  Organisasi adalah wadah/suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab, meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas di dalamnya.

Contohnya :
Administrasi
1.     Surat Keputusan tentang komposisi Sturuktur Organisasi
2.     Surat menyurat dalam organisasi dll





https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsI4pSaG4DKA3Sw07jbKkSwp2lYzj1IGfy0yVKWOsYltcf_7qppluySbfat7SYYQSPD6cLzXxALwgTWvM-axJVN52_Q0jKQPhWUiUTx16ISOQM4A5gj9LEJGncj2RGEQM17z0UkELea4s/s400/susunan-Organisasi.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmEpVISYdDJGmJM31Cn2teXKWvVywVZw27zMhyphenhyphenHhmb_x7KHcq-F26mFdeXj2sXw6orIh90bmS7Q_HsFXRk8ScijKrqitNqDSa5THrUHiF-21bX6esPbq_t_MBbE2d0cYi0wiPgw-outBo/s320/diagram-organisasi.jpgOrganisasi









SOAL
2.         Hubungan Administrasi dengan Manajemen ?

Jawab :

a.         Manajemen berasal dari bahasa latin yaitu dari adal kata manus yang berarti tangan dan agere yang berarti melakukan. kata-kta itu digabung menjadi kata kerja managere yang berarti menangani, managere diterjemahkan kedalam bahasa inggris dalam bentuk kata kerja to manage untuk orang yang melakukan kegiatan manajemen akhinya management diterjemahkan kedalam bahasa indonesia menjadi manajemen/ pengelolaan
b.         Manajemen adalah seni melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang-orang (Mary Parker Follet).  Atau sebagai pengaturan atau pengelolaan sumberdaya yang ada sehingga hasilnya maksimal.

Hubungan administrasi dan manajemen adalah dalam penerapan administrasi dan manajemen tidak dapat dipisahkan,hanya kegiatannya yang dapat dibedakan. Administrasi bersifat konsep menentukan tujuan dan kebijaksanaan umum secara menyeluruh sedangkan manajemen sebagai subkonsep yang bertugas melaksanakan semua kegiatan untuk mencapai tujuan dan kebijaksanaan yang sudah tertentu pada tingkat administrasi.

Administrasi dengan Manajemen (Administration to Management), bahwa istilah administrasi dalam bahasa Inggris, yaitu “administration”. Cakupan dari kegiatan administrasi sangatlah luas, yaitu keseluruhan proses mulai dari menentukan bentuk dan tujuan organisasi, cara mencapai tujuan, siapa saja yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pencapaian tujuan ini, pengendalian proses pelaksanaan, sampai bagaimana mendayagunakan instrumen atau sumber yang terbatas. Pada dasarnya, cakupan dari kegiatan penataan usaha ini adalah bagian dari disiplin ilmu lain, oleh karenanya kegiatan ilmu administrasi hanya dibatasi pada aktivitas-aktivitas penyelenggaraan atau pelaksanaan saja yang direpresentatifkan dengan penataan usaha.

Administrasi lebih luas dari pada manjemen karena manjemen sebagai salah satu unsur dan merupakan inti dari administrasi sebagai pelaksana yang bersifat operasional melainkan mengatur tindakan –tindakan pelaksanaan oleh sekelompok orang yang disebut “bawahan” jadi dengan manjemen administrasi akan mencapai tujuannya.

Administrasi dan manajemen adalah suatu ilmu yang saling berhubungan dan tidak terpisahkan, karena di dalam administrasi terdapat manajemen yang berfungsi sebagai motor penggerak jalannya administrasi Negara.Banyak hal yang membedakan administrasi dengan manajemenai, strata yang berada di atas manajemen, eselon, strategi, qualitative, orang, reflektif,dan generalism.Dalam manajemen meliputi bidang keilmuan eksekusi,fakta, kedudukannya di bawah dari administrasi.

Beberapa tahap yang dapat dilakukan pada pengelolaan management administrasi :
1.         Penggerakan(Motivating)
Terdefinisikan sebagai keseluruhan proses pemberian dorongan bekerja kepada para bawahan sedemikian rupa sehingga mereka mau bekerja dengan iklas demi tercapainya tujuan organisasi dengan efisien dan ekonomis. Fungsi penggerak merupakan fungsi terpenting karena fungsi ini mampu menjadikan manusia sebagai objek langsungnya.Motivating secara implisit berarti bahwa pimpinan organisasi berada di tengah tengah para bawahannya dan dengan demikian dapat memberikan bimbingan,itruksi,nasihat, dan koreksi jika diperlukan.Secara eksplisit dalam pengertian ini jelas terlihat bahwa para pelaksana operatif dalam memberikan jasa jasanya memerlukan beberapa macam hal pendorong.
2.         Pengawasan(Controlling)
Proses pengamatan pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi agar semua pekerjaan yang sedang di lakukan berjalan sesuai rencana yang telah di tentukan sebelumnya.Dari definisi di atas dapat di simpulkan bahwa pengawasan sangat berhubungan dengan perencanaan sehingga Harold kontz dan           Cyrill O’Donnel mengatakan bahwa perencanaan dan pengawasan merupakan kedua belahan mata uang yang sama.Jelas bahwa tanpa adanya rencana pengawasan tidak mungkin dapat berjalan lancar karena tidak ada pedoman untuk melakukan pengawasan itu.Dan tanpa adanya pengawasan mungkin rencana yang memang sudah tertata dan terlaksana akan mengalami penyimpangan penyimpangan tanpa ada alat untuk mencegahnya.
3.         Penilaian(evaluating)
Tahap ini ada lah fungsi organik administrasi dan manajemen yang terakhir.Yaitu proses pengukuran dan pembandingan hasil hasil pekerjaan yang nyatanya di capai dengan hasil yang seharusnya di capai.Ada beberapa hal yang penting di perhatikan dalam definisi tersebut,yaitu penilaian sebagai pelaksana fungsi turut menentukan mati hidupnya suatu organisasi,Kegiatan yang terus menerus di lakukan oleh administrasi dan manajemen,penilaian merupakan kesenjangan antara hasil pelaksana yang sesungguhnya di capai dengan hasil yang seharusnya di capai.
     
SOAL
3.         Hubungan Administrasi dengan Leadership/kepemimpinan ?

Jawab :

Supaya terjadi kerjasama untuk mencapai tujuan, diperlukan proses penggerakan. Proses penggerakan dalam Administrasi disebut Manajemen. Dengan demikian Administrasi mencapai tujuan melalui Manajemen. Kemudian, agar kegiatan kerjasama tersebut berhasil dengan baik dan mencapai tujuan maka dibutuhkan sebuah wadah, kerangka, atau struktur. Wadah, kerangka, atau struktur dimana kerjasama dilakukan disebut Organisasi.
Menegaskan hubungan kepemimpinan dan manajemen ini, dapatlah dikatakan bahwa kepemimpinan dalam kaitan ini mewadahkan manajemen, dan manajemen adalah pembuktian bagi aktualisasi pelaksanaan kepemimpinan, atau praksis kepemimpinan dari tujuh aspek seperti yang telah disinggung di atas. Dengan ini dapatlah dikatakan bahwa manajemen membutikan bahwa kepemimpinan sedang terlaksana, karena kepemimpinan hanya berjalan dengan adanya pelaksanaan manajemen.

SOAL
4.         Hubungan Manager dengan Leadership ?

Jawab :

Kepemimpinan bukanlah manajemen. Manajemen adalah fokus garis dasar : Bagaimana daya dapat paling baik mencapai hal tertentu? Kepemimpinan berurusan dengan garis puncak: Apa saja yang ingin saya capai? Dalam kata-kata Peter Drucker dan Warren Bennis: “Manajemen adalah mengerjakan segalanya dengan benar; kepemimpinan adalah mengerjakan hal-hal yang benar”. Manajemen adalah efisiensi menaiki tangga keberhasilan; kepemimpinan menentukan apakah tangganya bersandar pada dinding yang benar.

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukanya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.

PEMIMPIN DAN MANAJEMEN. Hubungan pemimpin dan manajemen dapat dilihat dari dua sudut pandang. Pertama, Dari perspektif posisi tugas, seorang pemimpin puncak (top leader) dapat disebut sebagai manajer puncak, atau manajer eksekutif (executive manager). Penyebutan seperti ini menjelaskan tentang peran pemimpin sebagai seorang manajer puncak, yang tidak berarti bahwa pemimpin ada pada posisi manajerial. Kedua, Dari perspektif hubungan pelaksanaan kepemimpinan, telah dikatakan bahwa pemimpin tatkala melaksanakan upaya memimpin sesungguhnya ia sedang melaksanakan tindakan memanejemeni. Dalam perspektif kepemimpinan ini tatkala pemimpin memanajemeni, ia sedang melaksanakan “seni bekerja sama, seni pemenuhan kebutuhan, seni merangkum, seni mempengaruhi, seni memerintah, seni membuat peta keinginan masa depan organisasi, dan seni menggunakan sumber-sumber” yang dibuktikan dengan melaksanakan upaya memimpin (actuating). Upaya memimpin ini adalah bukti adanya kepemimpinan yang sedang telaksana.

MANAJER DAN MANAJEMEN. Manajer dalam hubungan dengan menajemen menjelaskan tentang substansi tugas yang ada padanya. Pada satu sisi, manajer ada pada posisi tugas pelaksana kepemimpinan dengan membantu pemimpin memimpin pekerjaan yang bersifat departemenal. Di sini manajer adalah kepala atau pemimpin suatu departemen atau unit kerja dalam suatu organisasi. Pada sisi yang bersifat lebih substansial, manajemen adalah tugas seorang manajer yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas kepemimpinan pada aras manajerial. Tentu tatkala melaksanakan tugasnya, manajer memanejemeni, tetapi perbedaannya, ialah bahwa ia memanejemeni tugasnya atas nama pemimpin yang mendelegasikan tugas manajerial kepadanya.

ADMINISTRATOR DAN MANAJEMEN DALAM KEPEMIMPINAN. Administrator yang telah dijelaskan sebagai pelaksana tugas-tugas khusus kepemimpinan adalah ujung tombak dari tugas manajemen. Sebagai ujung tombak kepemimpinan, administrator adalah pelaksana tugas kepemimpinan pada aras operasional. Dalam hubungan  penyebutan posisi tugas dan peran administrator, hal ini tergantung pada besar kecilnya organisasi dimana kepemimpinan dijalankan. Apabila organisasinya besar, administrator dapat disebut sebagai manajer lapangan, dan sebaliknya bila organisasinya kecil, administrator dapat menjadi pelaksana tugas langsung, baik sebagai sekretaris atau tugas lapangan yang lainnya.

BAWAHAN DAN MANAJEMEN. Bawahan dan para bawahan adalah pelaksana tugas yang ditempatkan pada unit kerja yang dipimpin oleh seorang administrator atau manajer tugas yang menyentuh pekerjaan secara langsung di lapangan. Dalam hubungan dengan manajemen, para bawahan akan selalu ditempatkan pada suatu unit tugas,yang menyetuh pekerjaan secara langsung. Sifat pekerjaan langsung ini dapat berupa tugas dasar, tugas utama mau pun tugas pendukung.

MANAJEMEN DALAM ORGANISASI. Dalam hubungan dengan organisasi, manajemen adalah istilah yang sering identik atau idiom dengan kepemimpinan. Misalnya tatkala orang menyebut manajemen sewaktu menjelaskan kata “manajemen dari organisasi ini atau itu” sesungguhnya ia menunjuk kepada kepemimpinan dari organisasi atau pun sistem kepemimpinan dalam suatu organisasi.



Hubungan Manajemen dan Kepemimpinan
Relasi antara Management dan Leadership
Kepemimpinan ada pada setiap usaha untuk mempengaruhi perilaku kelompok atau individu, untuk alasan apapun…
Manajemen adalah sejenis kepemimpinan untuk mencapai tujuan organisasi (Hersey, P. and Blanchard, K. : 1982 : page 3)

Perbedaan lain yang dapat dibuat:
  • Manajemen terlibat kekuasaan karena posisi.
  • Kepemimpinan terlibat kekuasaan karena pengaruh.
Abraham Zaleznik (1977), misalnya, menjelaskan perbedaan antara kepemimpinan dan manajemen. Dia melihat pemimpin sebagai visioner yang memberi inspirasi, perhatian pada substansi; sedangkan manajer dia lihat sebagai perencana yang perhatian pada process.
Warren Bennis (1989) selanjutnya menjelaskan sebuah dikotomi antara manajer dan pemimpin. Dia membuat 12 perbedaan antara kedua kelompok tersebut sbb:

Kepemimpinan bukanlah manajemen. Manajemen adalah fokus garis dasar : Bagaimana daya dapat paling baik mencapai hal tertentu? Kepemimpinan berurusan dengan garis puncak: Apa saja yang ingin saya capai? Dalam kata-kata Peter Drucker dan Warren Bennis: “Manajemen adalah mengerjakan segalanya dengan benar; kepemimpinan adalah mengerjakan hal-hal yang benar”. Manajemen adalah efisiensi menaiki tangga keberhasilan; kepemimpinan menentukan apakah tangganya bersandar pada dinding yang benar.

            Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukanya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.






iposkan oleh Wawan Herdianto
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiawu3G9jBZMHfPHi29R_tKWySGbM_fcbiO75E84p51mT2Ut5CzA4RZklgFH0DaH7OWERub9Lw2MtlK7lDMXQqq7QpmdgnVWtQBIxZFtVhgIRmxM1VtshnyoshjQb3oXbcnl20WGKwnFCk/s320/Organisasi+Manajemen.gif

Hubungan antara Pemimpin/Kepemimpinan, Organisasi, Manajemen dan Administrasi.
Organisasi adalah  system kegiatan terkoordinasi dari kelompok orang yang bekerja sama mengarah pada tujuan bersama,dibawah kewenangan dan kepemimpinan

Kepemimpinan meempunyai fungsi sebagai penggerak/dinamisator dan coordinator dari sumberdaya manusia,sumberdaya alam,semua dana dan sarana yang disiapkan  oleh sekumpulan manusia yang berorganisasi.

Manajemen menurut  R.W.Morell dalam bukunya “management Ends and Means”  Manajemen adalah aktifitas dalam organisasu,terdiri dari penentuan tujuan tujuan (sasaran)suatu organisasi,dan penentuan sarana sarana untuk mencapai sasaran secara efektif.

Fungsi manajemen yaitu merencanakan,mengorganisir,melakukan evaluasi,dan mengontrol segenap aktifitas organisasi serta administrasi
Administrasi menurut Sondang P.Siagian ialah keseluruhan proses  kerjasama antara dua orang manusia atau lebih didasarkan atas rasionalitas tertentu untk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

dalam manajemen, namun juga merupakan usaha yang paling penting bagi pemimpin.
Dalam pengambilan keputusan tersebut tercakup kemahiran menyeleksi da menentukan kputusan yang paling tepat dari sekian banyak alternative jawaban atau pemecahan masalah.

Sehubungan dengan uraian tersebut, maka kepemimpinan itu merupakan  kekuatan dinamis yang bias menumbuhkan motivasi, aspirasi, koordinasi, dan integrasi pada organisasi, yang semuanya sangat penting bagi pencapaian tujuan bersama.
H.A Simon dalam bukunya “Administrative Behaviour” (1947), mengemukakan 3 proses dalam pengambilan keputusan yaitu :
1. Inteligenc activity
2. Design activity
3. Choise activity

Dalam aktivitas pekerjaan yang kita lakukan sehari-hari, baik secara sadar atau pun tidak, kita selalu disuguhkan dengan dua istilah yang sangat populer ini, yaitu administrasi dan manajemen. Sebagai contoh kecil, dimana ketika kita melakukan pengurusan dokumen-dokumen (paper work) di instansi, lembaga, atau kantor yang biasanya pada kantor pemerintah, kita akan selalu dimintai kompensasi atas pembuatan paperwork tersebut dengan istilah ‘biaya administrasi”, atau misalnya ketika kita akan berobat ke Rumah Sakit, maka kita akan diminta untuk mengurus administrasi terlebih dulu—yang maksudnya untuk registrasi pasien dan pembayaran biaya berobat. Kemudian ketika ada pekerja pada suatu pabrik yang meminta THR akan diminta menunggu keputusan dari manajemen dan lain sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar